Lahir 30 April 1777 di Brunswick, Kadipaten Brunswick (sekarang Jerman) Meninggal: 23 Feb 1855 di Göttingen, Hanover (sekarang Jerman) Pada usia tujuh tahun, Carl Friedrich Gauss mulai sekolah dasar, dan potensi adalah melihat segera. Gurunya, Büttner, dan asistennya, Martin Bartels , merasa takjub dengan Gauss menyimpulkan bilangan bulat 1
Sorrynih, sore2 gini mau ngeganggu, aku mau minta tolong nih, kalo lagi ga sibuk, kalo bisa dan ga keberatan. Kalo gak ngerepotin, tolong hapusin sms ini dong ! Kamu itu cakep, baik, ramah, lucu, menyenangkan, pintar, supel, suka menolong, mengagumkan dan aku simpatik sama kamu. Begitu kata teman2ku tentang AKU.
Latihanini dapat dikerjakan sendiri atau dengan satu orang lain. Praktek Memegang Jari Peganglah tiap jari, satu-persatu, dengan tangan yang lain selama 2 -5 menit. Anda bisa menggunakan tangan yang mana saja. Tarik napas yang dalam, rasakan perasaan kuat atau perasaan yang mengganggu di dalam diri anda. Hembuskan napas secara perlahan dan
Berikutadalah 7 buah lukisan beraliran romantisme karya pelukis terkenal asal Indonesia, yaitu Raden Saleh. “Lion, Horse and Snake” by Raden Saleh, Year: 1811 – 1880. ”. “Arab attacked by Lion” by Raden Saleh, Year: 1811 – 1880. ”. “Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh (1857).
Akubersujud syukur dan bersolat subuh.Sepanjang malam aku tak tidur.Syakir tidurbersama ibunya. 10. Aku keluar beli makanan serta termos kerana termos telah pecah terhempas sebab tali beg putus.Nasib baik tengah malam. 11. Keluar hospital pukul 6.00 petang, terus balik ke rumah naik teksi.
Digunakanuntuk menangguk/memindahkan ikan dari tempat yang dialirkan airnya atau tempat yang keruh. Di daerah lain terdapat waghing, yaitu perpaduan antara sesegh dan tanggguk. 9. CABUH Mirip dengan bubu, tapi dalam posisi tegak. Digunakan untuk menangkap ikan dari tempat yang dangkal airnya dengan cara menghujamkan alat tersebut. 10. SEGHIDING
ENyBHz. Ilustrasi seni lukis. Foto UnsplashManusia dapat menuangkan ekspresi dan kreatifitasnya melalui kesenian, salah satunya seni lukis. Seni lukis merupakan cabang seni rupa yang cara pengungkapannya diwujudkan melalui karya dimensional dengan unsur-unsur berupa garis dan pelukis biasanya melibatkan ekspresi dan emosinya untuk mendapatkan kesan tertentu. Itu karena sebuah lukisan harus bisa menerjemahkan apa yang ada dalam objek, tema, atau lukis sebenarnya merupakan sebuah pengembangan dari menggambar yang memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri. Ciri khas ini didasarkan pada tema, corak atau gaya teknik, serta bahan dan bentuk dari karya seni lukis dapat dilakukan menggunakan bahan dan media yang berbeda-beda. Untuk bahan lukisnya, yang umum digunakan adalah tinta, cat minyak, cat air, pensil, dan spidol. Sementara, untuk variasi media dapat menggunakan kanvas, tembok, kaca, kertas, dan Seni LukisSeperti yang telah disebutkan di atas, sebuah lukisan mempunyai ciri khas, tema, dan teknik, yang umumnya disebut gaya atau aliran. Mengutip buku Seni Budaya oleh Milasari dkk, berdasarkan cara pengungkapannya, aliran seni lukis dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu representatif, deformatif, dan nonrepresentatif. Seni lukis aliran naturalisme. Foto PinterestRepresentatif merupakan aliran seni lukis yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan alam. Yang termasuk dalam aliran ini adalahNaturalisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambarannya alami, sesuai dengan keadaan alam sehingga segala sesuatunya dibuat dengan seteliti mungkin, seperti tekstur, warna, atau gelap terangnya. Pelukis yang beraliran ini antara lain Basuki Abdullah, Mas Pringadi, dan John merupakan aliran tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah atau mengurangi objek dan penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. Beberapa pelukis dengan aliran realisme yaitu Trubus, Wardoyo, Tarmizi, dan aliran ini lebih bersifat imajiner dan menceritakan kisah-kisah romantis atau kejadian dramatis. Pelukis yang beraliran romantisme antara lain Raden Saleh, Francisco Goya, dan lukis aliran ekspresionisme. Foto PinterestBerbeda dengan seni lukis representatif, deformatif merupakan perubahan bentuk asli menjadi bentuk baru tapi tidak meninggalkan bentuk aslinya. Aliran seni lukis yang termasuk dalam gaya desformatif adalahEkspresionisme, aliran ini penggambaranya sesuai dengan keadaan jiwa si pelukis yang spontan pada saat melihat objek lukisnya. Tokoh aliran ekspresionisme di antaranya yaitu Vincent Van Gogh dan AffandiImpresionisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek dilukis. Tokoh-tokohnya antara lain Claude Monet, Georges Seurat, dan S. kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering dijumpai di alam mimpi. Biasanya, pelukis aliran surialisme berusaha mengabaikan bentuk secara keseluruhan dan mengolah dengan sedemikian rupa objeknya agar menghasilkan kesan tertentu tanpa harus mengerti bentuk aslinya. Salah satu pelukis surialisme yang terkenal ialah Salvador penggambarannya berupa bidang segi empat atau berbentuk dasar kubus. Pelukis yang beraliran ini contohnya Pablo Picasso, But Mochtar, Srihadi, Fajar Sidik, dan Mochtar seni lukis aliran nonrepresentatif. Foto PinterestGaya lukisan nonrepresentatif merupakan suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Bentuk dasar gaya ini sudah meninggalkan bentuk aslinya. Sebab, gaya ini memandang bahwa ekspresi jiwa tidak dapat dihubungkan dengan objek lukis nonrepresentatif menonjolkan bidang yang diisi oleh warna dan dipilah dengan garis-garis tegas. Gaya ini dipelopori oleh Amri Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar, dan Sadali.
ALIRAN ALIRAN DALAM SENI RUPA RUPA NATURALISME Pengertian Corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam nature.Objek Lukisan yang digambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberikan kesan mirip diusahakan bentuk yang persis, ini artinya proporsi, keseimbangan, perspektf, pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kita melihat. Tokoh William Hogart dan Frans Hall, Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus. CONTOH GAMBAR SENI RUPA NATURALISME RUPA REALISME Pengertian Corak seni rupa yang menggambarkan kenyataan yang benar-benar ada. Ciri-ciri Objek Lukisannya ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut. Tokoh Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honore Daumier. CONTOH SENI RUPA REALISME 3. SENI RUPA ROMANTISME Pengertian Corak dalam seni rupa yang berusaha menampilkan hal-hal yang fantastic, irrasional, indah dan absurd. Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedy yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita roma. Tokoh Theobore, Gerriwult, Raden Saleh. CONTOH SENI RUPA ROMANTISME 4. SENI RUPA IMPRESSIONISME Pengertian Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail Tokoh Claude Monet, Aguste Renoir, Casmile Pissaro, SIsley, Edward Degas, Mary Cassat, Kusnadi, Solichin dan Afandi. CONTOH SENI RUPA IMPRESSIONISME 5. SENI RUPA EKSPRESIONISME Pengertian Aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin, imajinasi dan perasaan. Obyek-obyek yang dilukiskan antara lain; kengerian, kekerasan, kemiskinan, kesedihan dan keinginan lain dibalik tingkah laku manusia. Tokoh Vincent Van Gogh, Paul Gaugiuin, Ernast Ludwig, Karl Schmidt, Emile Nolde, JJ. Kandinsky, Paul Klee, Affandi, Zaini dan Popo Iskandar CONTOH SENI RUPA EKSPRESIONISME RUPA KUBISME Pengertian Aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk- bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Tokoh Pablo piccaso,Gezanne,Metzinger,Braque,Albert Glazes,Fernand Leger,Robert Delauny,Francis Picabia dan Juan Gris. CONTOH SENI RUPA KUBISME 7. SENI RUPA FAUVISME Pengertian Aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak di lukis. Pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut. Tokoh Henri Mattise,Andre Derain,Georges Broque,Albert Marguet,Henri Manguin,Charles Camoin. CONTOH SENI RUPA FAUVISME 8. SENI RUPA DADAISME Pengertian Sifat aliran ini anti seni, menihilkan hukum estetika dan cirinya menambahkan hal yang tidak terhadap keadaan sekitarnya. Tokoh Marcel Duchamp dan Picabia CONTOH SENI RUPA DADAISME 9. SENI RUPA FUTURISME Pengertian Mengutamakan keindahan gerak dan di pandang sebagai pendobrak aliran kubisme yang di anggap statis dalam komposisi,garis,dan pewarnaan. Tokoh Umberto,Boccioni,Carla Carlo,Severini. CONTOH SENI RUPA FUTURISME 10. SENI RUPA SURREALISME Pengertian Aliran ini berusaha membebaskan diri dari kontrol kesadaran,lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi. Tokoh Joan Miro CONTOH SENI RUPA SURREALISME 11. SENI RUPA ABSTRAKSIONISME Pengertian Aliran ini berusaha mengambil objek yang berasal dari dunia fantasi,imajinasi,dan mungkin juga intuisi para seniman. Tokoh Wassily Kadinsky,Naum Goba. CONTOH SENI RUPA ABSTRAKSIONISME 12. SENI RUPA ELEKTISISME Pengertian Ide ini di mulai dari barang barang yang di temukan dimna mana dan di kembangkan, di rekayasa,di improvisasi dengan ruang dan di rakit dengan objek lain. Tokoh Paul Gaugguin Jean Arp,Herry Moore CONTOH SENI RUPA ELEKTISISME 13. SENI RUPA POP – ART Pengertian Tergolong dalam seni kontemporer seni masa kini. Gaya seni rupa yang cenderung populer. Pop Art kependekan dari populart yang di tampilkan adalah berupa benda benda yang sudah unsurnya mengambil benda benda yang langsung di tempel kolase dan di susun dengan komposisi baru Tokoh Tom Wasselem,George segal,Andy Warhol. CONTOH SENI RUPA POP ART 14. SENI RUPA OPTIC ART Pengertian Merupakan pop art yang muncul pada abad ke 20. Seni kontemporer optic art memerlukan pemikiran rasional dan ekspresif dalam berkarya serta lebih menekankan pada permainan ilusi optik lensa. Tokoh Victor Vasarely dari paris CONTOH SENI RUPA OPTIC ART RUPA POSMODERNISME Pengertian Aliran posmodernisme sebagai aliran yang berkembang setelah seni mementingkan ungkapan seni yang menekankan pada semantika makna rupa dan semidika permainan tanda rupa.Menggunakan gagasan menyusun benda atau unsur rupa lain menjadi sebuah karya seni,sering disebut sebagai instalasi. CONTOH SENI RUPA POSMODERNISME 1. Aliran Realisme Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari – hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain. Ciri – ciri aliran ini yaitu • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari – hari. • Lukisan apa adanya. • Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya. Tokoh – tokohnya • Gustove Corbert • Fransisco de Goya • Honore Umier 2. Aliran Surealisme Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat kaitannya dengan dunia fantasi, seolah – olah kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme juga biasanya memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis serta seperti khayalan. Ciri – ciri • Lukisan aneh dan asing. • Penuh dengan fantasi dan khayalan. Tokoh – tokohnya • Joan Miro • Salvador Dali • Andre Masson • Sudiardjo • Amang Rahman 3. Aliran Romantisme Aliran Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun sejarah. Ciri – ciri • Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional. • Penuh gerak dan dinamis. • Warna bersifat kontras dan meriah. • Pengaturan komposisi dinamis. • Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan. • Kedahsyatan melebihi kenyataan Tokoh – tokohnya • Raden Saleh • Eugene Delacroix • Theodore Gericault • Jean Baptiste. 4. Aliran Naturalisme Aliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah. Ciri – ciri • Kebanyakan bertemakan tentang alam • Memiliki teknik gradasi warna • Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin Tokoh – tokohnya • Raden Saleh • Abdullah Sudrio Subroto • Basuki Abdullah • Gambir Anom • Trubus 5. Aliran Impresionisme Aliran Impresionisme adalah seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek. Aliran Impresionisme juga biasanya memiliki gambar yang agak kabur dan tidak mendetail. Ciri – ciri • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya mirip sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek daripada detailnya. • Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina. • Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer Hitam tidak digunakan sebagai bayangan. • Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya. • Pengolahan sifat transparansi cat dihindari. • Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan. • Dikerjakan di luar ruangan en plein air Tokoh – Tokoh • Claude Monet • Aguste Renoir • Casmile Pissaro • Sisley • Edward Degas • Mary Cassat 6. Aliran Ekspresionisme Aliran Ekspresionisme adalah suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam baik objeknya maupun senimannya. Ciri – ciri • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang • Ungkapan isi hati seseorang. • Imajinasi seseorang • Pemilihan Warna diutamakan • Ekspresionisme menjaga jiwa dan menemukan Sturm und Drang’ dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang lain. Tokoh – Tokoh • Vincent Van Gogh • Paul Gaugiuin • Ernast Ludwig • Affandi • Zaini • Popo Iskandar 7. Aliran Abstraksionisme Aliran Abstraksionisme adalah aliran yang menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu abstrak kubistis dan non-figuratif. Ciri – ciri Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam. Tokoh – Tokoh • Mark Rothko • Clyfford Stll • Adolf Got Lieb • Robert Montherwell • BornetNewman 8. Aliran Kubisme Aliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak. Ciri – ciri • Memiliki bentuk geometris • Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif. Tokoh – Tokoh • Gezanne • Pablo Picasso • Metzinger • Braque • Albert Glazes • Fernand Leger • Robert Delaunay 9. Aliran Dadaisme Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan naive, terkadang mengesankan. Ciri – ciri • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi. • Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras Tokoh – Tokoh • Roull Haussmann • Duchamp • Hans Arp 10. Aliran Futurisme Aliran Futurisme adalah aliran yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Suatu objek digambarkan beberapa kali secara sama,secara perspektif. Ciri – ciri • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan • Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau multiple viewpoints • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain • Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu. Tokoh – Tokoh • Giacomo Balla • Umberto Boccioni • Sculptor • Carlo Carrà, 11. Aliran Fauvisme Aliran Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya. Ciri – ciri • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras. • Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya • Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Tokoh – Tokoh • Henry Matisse • Andre Dirrain • Maurice de Vlamink • Rauol Dufi • Kess Van Dongen. 12. Aliran Klasikisme Aliran Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan Romawi. Ciri – ciri • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis. • Bentuk selalu seimbang dan harmonis. • Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis. • Raut muka tenang dan berkesan agung. • Berisi cerita lingkungan istana. • Cenderung dilebih-lebihkan. Tokoh – Tokoh • Bartholome Vignon 1762 – 1846 • Jaques Lovis David 1974 – 1825 • Jan Ingles 1780 – 1867
Dalam dunia seni musik kita dapat menemukan beragam jenis aliran musik yang seperti pop, dangdut, keroncong, jazz, rock, dan lain sebagainya. Begitupun dengan seni arsitektur, seni tari dan ragam seni lainnya. Namun, bagaimana dengan seni lukis ? Apakah seni lukis juga terbagi atas beberapa aliran tertentu ? Apa saja aliran seni lukis tersebut dan bagaimana contohnya ? Untuk lebih mengetahui seputar hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan mengulas lebih dalam mengenai seni lukis. Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa. Seni lukis adalah seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, papan, kertas dan lain sebagainya. Seni lukis juga memiliki beragam aliran yang semakin hari semakin berkembang. Aliran Seni Lukis Ternyata, seni lukis telah berkembang sejak lama dan telah melahirkan bermacam aliran seni lukis yang semuanya memiliki kekhasannya masing-masing. Ada aliran Surealisme, Naturalisme, Romantisme, Ekspresionisme, dan lain sebagainya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya langsung saja berikut macam aliran seni lukis yang terkenal dan menjadi acuan sampai sekarang yang akan kami jelaskan lengkap dengan ciri-ciri nya serta tokoh yang menekuni aliran tersebut. 20 Macam Aliran Seni Lukis 1. Aliran Surealisme Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat hubungannya dengan dunia fantasi, seakan-akan kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme seringkali mempunyai bentuk atau lukisan yang tidak logis / seperti khayalan. Contoh aliran seni lukis surealisme Ciri - ciri aliran seni lukis surealisme Penuh dengan khayalan dan fantasi. Lukisan aneh dan asing. Tokoh - tokoh aliran seni lukis surealisme Sudiardjo Amang Rahman Andre Masson Joan Miro Salvador Dali 2. Aliran Kubisme Aliran Kubisme adalah aliran seni lukis yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, kubus, segi empat, silinder, lingkaran, bola, kerucut dan kotak-kotak. Contoh aliran seni lukis Kubisme Ciri - ciri aliran seni lukis Kubisme Memiliki bentuk geometris Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Kubisme Gezanne Pablo Picasso Fernand Leger Robert Delaunay Metzinger Braque 3. Aliran Romantisme Aliran Romantisme merupakan aliran seni lukis yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan indah dan fantastik. Aliran Romantisme melukiskan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti sebuah tragedi, sejarah maupun pemandangan alam dan menampilkan suatu lukisan dengan fantastik. Contoh aliran seni lukis Romantisme Ciri - ciri aliran seni lukis Romantisme Kedahsyatan melebihi kenyataan Penuh gerak dan dinamis. Lukisan memiliki cerita yang emosional dan dahsyat. Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan. Pengaturan komposisi dinamis. Warna bersifat kontras dan meriah. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Romantisme Raden Saleh Eugene Delacroix Theodore Gericault Jean Baptiste. 4. Aliran Ekspresionisme Aliran Ekspresionisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam baik objeknya maupun senimannya. Contoh aliran seni lukis Ekspresionisme Ciri - ciri aliran seni lukis Ekspresionisme Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang Ungkapan isi hati seseorang. Pemilihan Warna diutamakan Imajinasi seseorang Tokoh - tokoh aliran seni lukis Ekspresionisme Affandi Zaini Popo Iskandar Vincent Van Gogh Paul Gaugiuin Ernast Ludwig 5. Aliran Impresionisme Aliran Impresionisme adalah aliran seni lukis yang berusaha memperlihatkan kesan yang ditangkap objek. Aliran ini biasanya juga memiliki gambar yang tidak mendetail atau sedikit kabur. Contoh aliran seni lukis Impresionisme Ciri - ciri aliran seni lukis Impresionisme Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya seperti sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek ketimbang detailnya Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari sebuah objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan. Lukisan dibuat di luar ruangan en plein air Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya. Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer Hitam tidak digunakan sebagai bayangan. Pengolahan sifat transparansi cat dihindari. Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Impresionisme Claude Monet Aguste Renoir Casmile Pissaro Sisley Edward Degas Mary Cassat 6. Aliran Pointilisme Pointilisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik. Contoh aliran seni lukis Pointilisme Ciri - ciri aliran seni lukis Pointilisme Objek yang dilukis akan terlihat jelas dari kejauhan, dan agak baur jika dinikmati dari dekat. Titik yang digunakan terdiri dari berbagai macam variasi, baik besar-kecil, tebal-tipis, maupun berwarna-hitam putih. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pointilisme Rijaman Keo Budi Harijanto. Seurat’s La Parade Vincent van Gogh. 7. Aliran Fauvisme Aliran Fauvisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya. Contoh aliran seni lukis Fauvisme Ciri - ciri aliran seni lukis Fauvisme Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Fauvisme Henry Matisse Andre Dirrain Maurice de Vlamink Rauol Dufi Kess Van Dongen. 8. Aliran Realisme Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain. Contoh aliran seni lukis Realisme Ciri - ciri aliran seni lukis Realisme Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari - hari. Lukisan apa adanya. Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Realisme Gustove Corbert Fransisco de Goya Honore Umier 9. Aliran Naturalisme Aliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah. Contoh aliran seni lukis Naturalisme Ciri - ciri aliran seni lukis Naturalisme Kebanyakan bertemakan tentang alam Memiliki teknik gradasi warna Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin Tokoh - tokoh aliran seni lukis Naturalisme Raden Saleh Abdullah Sudrio Subroto Basuki Abdullah Gambir Anom Trubus 10. Aliran Abstraksionisme Aliran Abstraksionisme merupakan aliran seni lukis yang menggunakan bentuk dan warna dalam cara non-representasional. Aliran ini juga dikenal aliran seni lukis yang menghindari peniruan objek secara mentah, memberikan sensasi keberadaan objek dan menggantikan unsur bentuk dan porsinya. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu non-figuratif dan abstrak kubistis. Conoh aliran seni lukis Abstraksionisme Ciri - ciri aliran seni lukis Abstraksionisme Aliran ini menampilkan unsur-unsur seni lukis yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Bentuk, Garis, dan Warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Abstraksionisme Clyfford Stll Adolf Got Lieb Mark Rothko Robert Montherwell Bornet Newman 11. Aliran Futurisme Aliran Futurisme adalah aliran seni lukis yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Sebuah objek digambarkan beberapa kali secara perspektif, secara sama. aliran ini menekankan pada keindahan gerak, garis, visual dan warna sebagai seni lukis anti-kubisme yang statis. Contoh aliran seni lukis Futurisme Ciri - ciri aliran seni lukis Futurisme Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan Memperhatikan tentang kedisiplinan, kedinamisan dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu. Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain Memanfaatkan prinsip aneka tampak multiple viewpoints Tokoh - tokoh aliran seni lukis Futurisme Carlo Carrà , Umberto Boccioni Giacomo Balla Sculptor 12. Aliran Klasikisme Aliran Klasikisme adalah aliran seni lukis yang menampilkan gambar secara klasik, serta mempunyai karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak ditemukan di nusantara dan di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Romawi dan Yunani. Contoh aliran seni lukis Klasikisme Ciri - ciri aliran seni lukis Klasikisme Berisi cerita lingkungan istana. Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis. Objek yang dilukis dalam wujud hiperbolis. Menggunakan batasan-batasan warna yang bersih dan statis. Raut muka tenang dan berkesan agung. Bentuk selalu seimbang dan harmonis Baca Juga Cerita Motivasi - Bahagia itu,.. Sederhana Tokoh - tokoh aliran seni lukis Klasikisme Bartholome Vignon Jaques Lovis David Jan Ingles 13. Aliran Konstruktivisme Konstruktivisme merupakan aliran seni lukis yang menekankan pada penggambaran sisi seni sebuah bangunan. Contoh aliran seni lukis Konstruktivisme Ciri - ciri aliran seni lukis Konstruktivisme Objek utama yang dilukis adalah bangunan dan latar yang berada di sekitar bangunan dari satu sudut lukis. Objek bisa berupa banguan kuno, klasik, modern atau bangunan apa pun. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Konstruktivisme Sprinka Jim Nyoman Nuarta Supankat Laszlo Moholy-nagy Victor Pasmore Liubov Popova Naum Gabo. 14. Aliran Dadaisme Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic, mengerikan, kekanak-kanakan naive, terkadang mengesankan. Contoh aliran seni lukis Dadaisme Ciri - ciri aliran seni lukis Dadaisme Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi. Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras Tokoh - tokoh aliran seni lukis Dadaisme Roull Haussmann Duchamp Hans Arp 15. Aliran Pop Art / Populer Art Pop Art merupakan aliran seni lukis yang melawan kebosanan dan kejenuhan terhadap seni lukis tanpa objek sasaran. Contoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art Ciri - ciri aliran seni lukis Pop Art / Populer Art Karya seni lukis pop art sebagian besar berupa seni lukis karikatur yang memuat sindiran, kritik atau humor. Objek biasanya berupa manusia yang digambarkan dalam perspektif/cara pandang lain. Baca Juga Merinding, Kok ada ya Tukang Mie Ayam Seperti ini ? Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art Ris Purnomo Nyoman Nuarta. George Segal Tom Wasselman Yoseph Benys 16. Aliran Optik Optik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek manipulasi visual yang dapat menipu mata. Contoh aliran seni lukis Optik Ciri - ciri aliran seni lukis Optik Objek yang dilukis hanya berupa bidang, garis, atau objek yang berwarna hitam putih. Gambar berupa bentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Optik Agus Djaja. Bridget Louise Riley Walter Gropius. 17. Aliran Primitif Primitif merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek berdasarkan gaya penggambaran primitif di dinding goa-goa. Contoh aliran seni lukis Primitif Ciri - ciri aliran seni lukis Primitif Objek yang dilukis berupa tumbuhan, hewan dan manusia dalam bentuk garis sederhana. Detail objek tidak ditonjolkan, hanya pada penggambaran minimalis berupa garis dan aksen sederhana. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Primitif S. Sudjojono. Ricardo Ponce. 18. Aliran Pittura Metafisica Pittura metafisica merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan sentuhan metafisika. Aliran ini merupakan penentang aliran kubisme dan futuristik. Contoh aliran seni lukis Pittura Metafisica Ciri - ciri aliran seni lukis Pittura Metafisica Objek yang dilukis biasanya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang bersifat metafisika. Objek biasanya berupa manusia yang sedang melakukan aktivitas dengan benda dan latar di belakangnya. Baca Juga Pengertian, Sejarah, Fungsi dan Macam Seni Musik Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pittura Metafisica Giorgio de Chirico Carlo Carra. 19. Aliran Kontemporer / Posmo / Post Modern Kontemporer merupakan aliran seni lukis yang tidak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai zaman. Contoh aliran seni lukis Kontemporer Ciri - ciri aliran seni lukis Kontemporer Penggambaran sebuah objek berupa refleksi situasi juga waktu yang tematik. Objek yang dilukiskan adalah objek yang dinamis, bebas, ekspresif dan mencolok. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Kontemporer Frank Auerbach Ida Applebroog Richard Artschwager. 20. Aliran Gotik Gotik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna. Contoh aliran seni lukis Gotik Ciri - ciri aliran seni lukis Gotik Objek yang dilukis biasanya adalah tokoh suci, kesatria, raja dan ratu. Lukisan gaya seperti ini banyak terdapat di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah dan juga kastil atau bangunan klasik. Tokoh - tokoh aliran seni lukis Gotik Albert Durer Jan Van Eyck Mathias Grunnewald Pieter Droughel. Itulah 20 macam aliran seni lukis yang menjadi acuan dasar karya seni lukis yang populer. Mana kira-kira yang sobat suka ? Ya, apa pun aliran yang sobat suka, pada intinya karya seni lukis yang bagus adalah karya yang dapat menyampaikan pesan sang seniman pada penikmatnya. Baik secara tersembunyi maupun terang-terangan. Dan perlu diingat bahwa meskipun masing-masing aliran memiliki ciri khas yang berbeda-beda, namun semuanya tetap sama-sama mengandung unsur-unsur seni lukis sebagai pakem nilai estetika yang dimilikinya. Sekian Artikel mengenai 20 Macam Aliran Seni Lukis, Lengkap Penjelasan, Ciri - Ciri dan Tokohnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk menambah ilmu, mengerjakan tugas, maupun untuk sekedar menambah wawasan tentang Seni Rupa Lukis, Aliran Aliran Seni Lukis, Karya Seni Lukis, Pengertian Seni Lukis, Unsur Seni Lukis dan Apa yang dimaksud dengan seni lukis. Seandainya sobat menemukan kesalahan baik dari segi penjelasan maupun penulisan, mohon kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan dan kebaikan bersama. Akhir kata, Terimakasih atas kunjungannya. 20 Macam Aliran Seni Lukis, Lengkap Penjelasan, Ciri - Ciri dan Tokohnya MARKIJAR MARi KIta belaJAR
Seni lukis memang jadi salah satu cabang seni yang hasil karyanya selalu berhasil menarik minat para pencinta seni. Namun, di balik kepopuleran cabang seni tersebut, masih ada yang masih bingung tentang pengertian seni lukis itu karena itu, kali ini IDN Times akan mengulas mengenai pengertian seni lukis hingga aliran-alirannya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!1. Pengertian seni lukisilustrasi melukis SlobodianykDilansir KBBI Daring, seni lukis sendiri didefinisikan sebagai seni mengenai gambar-menggambar dan lukis-melukis. Sejalan dengan pengertian tersebut, dalam jurnal yang berjudul Kreativitas dan Motivasi dalam Pembelajaran Seni Lukis, dijelaskan seni lukis merupakan keindahan yang diciptakan manusia dalam bentuk dua jurnal tersebut Nelwandi Nelson juga menjelaskan lebih lanjut bahwa seni lukis adalah karya yang memiliki nilai keindahan yang diwujudkan dalam bentuk rupa atau gambar. Media dari seni lukis ini pun tidak terbatas pada kertas atau kanvas saja, bisa juga dituangkan dalam media dua dimensi lainnya, seperti tembok, kain, dan media dua rupa Fungsi seni lukisilustrasi memilih lukisan ShvetsTidak hanya menjelaskan mengenai pengertian seni lukis, di dalam jurnal Kreativitas dan Motivasi dalam Pembelajaran Seni Lukis juga menerangkan bagaimana fungsi dari seni lukis itu sendiri. Menurut jurnal tersebut seni lukis adalah sarana untuk mengembangkan kreativitas dan bentuk dari kebebasan itu, seni lukis ini juga bisa memiliki nilai sakral apabila digunakan sebagai media untuk menggambarkan kebesaran Tuhan. Contohnya, lukisan para Dewa dalam agama Hindu, kaligrafi dalam agama Islam, dan lain-lainnya. Baca Juga Profil Affandi Koesoema, Pelukis Nyentrik dengan 2 Ribu Karya 3. Aliran-aliran dalam seni lukisPameran 'Potret Malam Affandi' memperingati haul ke-32 sang maestro lukis di Museum Affandi. IDN Times/Tunggul Damarjati A. Aliran RepresentatifAliran representatif adalah aliran seni lukis yang cenderung melukiskan objek alam, kegiatan sehari-hari dalam masyarakat, dan kehidupan. Aliran representatif ini sendiri dibagi lagi menjadi tiga aliran, yakni realisme, naturalisme, dan Aliran RealismeAliran realisme merupakan aliran yang berusaha untuk menghadirkan kegiatan atau kenyataan itu sendiri dalam karya lukisan. Objek yang dijadikan dalam aliran ini akan dilukis dalam keadaan sebenar-benarnya tanpa beberapa tokoh yang berfokus pada aliran realisme1. Wardoyo2. Trubus3. Tarmizi4. Dullah5. Edouard Manet2. Aliran NaturalismeSesuai dengan namanya, aliran naturalisme fokus menggambarkan objek-objek atau keadaan alam yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Aliran ini membutuhkan ketelitian dan ketekunan yang sangat tinggi karena harus bisa menghadirkan detail-detail peristiwa alam, seperti gerakan ombak, gerakan angin, dan sejenisnya dalam lukisan itu sendiri agar mirip dengan beberapa tokoh yang berfokus pada aliran naturalisme1. Wahidi2. Abdullah Suryobroto3. Basuki Abdullah4. John Constabel5. Thomas Cole3. Aliran Romantisme Berbeda dengan aliran realisme, aliran romantisme justru berusaha melukiskan suatu kejadian dengan dramatis. Jadi, kejadian yang menjadi objek di lukisan tersebut akan digambarkan seindah mungkin. Aliran romantisme sering menggunakan objek peristiwa-peristiwa penting dalam beberapa tokoh yang berfokus pada aliran naturalisme1. Raden Saleh2. Francisco Goya3. Caspar David Friedrich4. Turner5. Henri FuseliB. Aliran DeformatifAliran deformatif dikenal sebagai aliran yang mengubah bentuk asli dari objek lukisan itu sendiri. Namun, aliran ini tetap berusaha untuk tidak meninggalkan bentuk asli atau bentuk dasar dari suatu objek. Aliran deformatif ini dibagi dalam empat aliran, di antaranya kubisme, surealisme, ekspresionisme, dan Aliran KubismeKubisme adalah aliran lukisan yang menggunakan bentuk geometris sebagai objek lukisannya. Biasanya, bentuk geometris, seperti persegi panjang, trapesium, persegi, jajar genjang, dan bentuk lainnya akan dilukis menyerupai suatu bentuk beberapa tokoh yang berfokus pada aliran kubisme1. Pablo Picasso2. Georges Braque3. Juan Gris4. Ahmad Sadali5. Mochtar Apin2. Aliran SurealismeAliran surealisme ini menonjolkan lukisan dari sesuatu objek yang tidak nyata. Objek dari aliran lukisan satu ini bersumber dari imajinasi si pelukis. Jadi, jangan heran jika kamu menemukan objek tidak nyata seperti lukisan setengah manusia dan setengah hewan dalam lukisan beberapa tokoh yang berfokus pada aliran surealisme1. Salvador Dali2. Rene Magritte3. Frida Kahlo4. Abdul Rahman5. Gusti Putu Saderi3. Aliran EkspresionismeKamu pasti bisa menebak kan bagaimana hasil dari lukisan ekspresionisme ini. Yup, aliran ekspresionisme ini merupakan aliran yang mengutamakan ekspresi dari si pelukis atau seniman itu sendiri. Berikut beberapa tokoh yang berfokus pada aliran ekspresionisme1. Affandi2. Edvard Munch3. Ernst Ludwig Kirchner4. Vincent van Gogh5. Franz Kline4. Aliran ImpresionismeAliran impresionisme merupakan aliran lukisan yang menonjolkan perasaan atau kesan dari suatu objek atau peristiwa itu sendiri. Jadi, aliran ini lebih memilih untuk melukiskan suatu objek berdasarkan kesan yang didapat oleh pelukis ketimbang melukisnya sesuai dengan kondisi di dunia beberapa tokoh yang berfokus pada aliran impresionisme1. S. Sudjojono2. Claude Monet3. Paul Cezanne4. Paul Gauguin5. Georges SeuratItu dia ulasan pengertian seni lukis disertai dengan fungsi dan aliran-aliran dalam seni lukis. Kamu suka melihat aliran lukisan yang mana nih? Baca Juga Mengintip 'Potret Malam Affandi', Peringatan Haul ke-32 Maestro Lukis
1. Aliran RealismeAliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari – hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan – ciri aliran ini yaitu • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari – hari.• Lukisan apa adanya.• Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek – tokohnya • Gustove Corbert • Fransisco de Goya • Honore Umier2. Aliran SurealismeAliran Surealisme yaitu aliran yang erat kaitannya dengan dunia fantasi, seolah – olah kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme juga biasanya memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis serta seperti – ciri • Lukisan aneh dan asing.• Penuh dengan fantasi dan – tokohnya • Joan Miro • Salvador Dali • Andre Masson • Sudiardjo • Amang Rahman3. Aliran RomantismeAliran Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun – ciri • Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional.• Penuh gerak dan dinamis.• Warna bersifat kontras dan meriah.• Pengaturan komposisi dinamis.• Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.• Kedahsyatan melebihi kenyataanTokoh – tokohnya • Raden Saleh • Eugene Delacroix • Theodore Gericault • Jean Aliran NaturalismeAliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih – ciri • Kebanyakan bertemakan tentang alam• Memiliki teknik gradasi warna• Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkinTokoh – tokohnya • Raden Saleh • Abdullah Sudrio Subroto • Basuki Abdullah • Gambir Anom • Trubus5. Aliran ImpresionismeAliran Impresionisme adalah seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek. Aliran Impresionisme juga biasanya memiliki gambar yang agak kabur dan tidak – ciri • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya mirip sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek daripada detailnya.• Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.• Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer Hitam tidak digunakan sebagai bayangan.• Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.• Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.• Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.• Dikerjakan di luar ruangan en plein airTokoh – Tokoh • Claude Monet • Aguste Renoir • Casmile Pissaro • Sisley • Edward Degas • Mary Cassat6. Aliran EkspresionismeAliran Ekspresionisme adalah suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam baik objeknya maupun senimannya.Ciri – ciri • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang• Ungkapan isi hati seseorang.• Imajinasi seseorang• Pemilihan Warna diutamakan• Ekspresionisme menjaga jiwa dan menemukan Sturm und Drang’ dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang – Tokoh • Vincent Van Gogh • Paul Gaugiuin • Ernast Ludwig • Affandi• Zaini • Popo Iskandar7. Aliran AbstraksionismeAliran Abstraksionisme adalah aliran yang menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu abstrak kubistis dan – ciri Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di – Tokoh • Mark Rothko • Clyfford Stll • Adolf Got Lieb • Robert Montherwell • BornetNewman8. Aliran KubismeAliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan – ciri • Memiliki bentuk geometris• Memiliki perpaduan warna yang sangat – Tokoh • Gezanne • Pablo Picasso • Metzinger • Braque • Albert Glazes • Fernand Leger • Robert Delaunay9. Aliran DadaismeAliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan naive, terkadang – ciri • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.• Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontrasTokoh – Tokoh • Roull Haussmann • Duchamp • Hans Arp10. Aliran FuturismeAliran Futurisme adalah aliran yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Suatu objek digambarkan beberapa kali secara sama,secara – ciri • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan• Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau multiple viewpoints • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain• Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan – Tokoh • Giacomo Balla • Umberto Boccioni • Sculptor • Carlo Carrà,11. Aliran FauvismeAliran Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan – ciri • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.• Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya• Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan – Tokoh • Henry Matisse • Andre Dirrain • Maurice de Vlamink • Rauol Dufi • Kess Van Aliran KlasikismeAliran Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan – ciri • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.• Bentuk selalu seimbang dan harmonis.• Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.• Raut muka tenang dan berkesan agung.• Berisi cerita lingkungan istana.• Cenderung – Tokoh • Bartholome Vignon 1762 – 1846 • Jaques Lovis David 1974 – 1825 • Jan Ingles 1780 – 1867
melukis dengan objek alam yang dibuat seindah mungkin disebut aliran